Koramil 1608/Karangampel melaksanakan Pengamatan dan Monitoring Demplot BIOS 44

Koramil 1608/Karangampel melaksanakan Pengamatan dan Monitoring Demplot BIOS 44

Indramayukabarane-Koramil 1608/Karangampel Bersama Petugas BPP / PPL melaksanakan Pengamatan dan Monitoring Perkembangan Tanaman Padi di Demplot BIOS 44 yang bertempat Blok Carik Desa Karangampel Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu.Rabu (19/04/2023)

Sesuai dengan petunjuk dari Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol Arm Andang Radianto S.A.P, kepada seluruh jajaran Koramil dibawah tanggungjawabnya untuk terus mensosialisasikan BIOS 44 kepada masyarakat di wilayah binaan, dalam hal ini Koramil 1608/Karangampel mengaplikasikan BIOS 44 di lahan Blok Carik Desa Karangampel

Dari pantauan di lapangan, perbedaan hasil yang cukup signifikan antara padi yang menggunakan BIOS 44 dan tanaman padi Non BIOS 44.

Menurut Peltu T.S. Aris Berdasarkan dari hasil yang nyata dilapangan, masyarakat sudah mulai mengetahui dan tertarik dengan Bios 44 secara langsung.

Babinsa dilapangan lebih mengajak lagi kepada masyarakat agar menggunakan Bios 44 agar hasil Produksi yang lebih meningkat. Ujarnya

“Jadi kesimpulannya adalah BIOS 44 sekali lagi membuktikan dapat diandalkan untuk meningkatkan hasil pertanian karena semua unsur yang dibutuhkan tanah dan tanaman ada didalam BIOS 44. Perlu ditekankan disini bahwa BIOS 44 itu bukan pupuk tetapi dekomposer yang kegunaanya lebih dari pupuk,” Ujarnya.

Hasil penelitian langsung di lapangan ini menunjukkan mikroorganisme yang terkandung dalam produk BIOS 44 mampu membentuk proses biodegradasi dengan perantara enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme pendukung BIOS 44.

Dimana mikroorganisme ini bersifat katalisator yang menghasilkan zat kapur yaitu Kalsium Karbonat (CaCO3) sehingga akan membentuk ikatan kimia antar butiran tanah yang pada akhirnya menghasilkan kemampuan untuk meningkatkan pH tanah dari yang bersifat asam kembali menjadi normal.

Sementara Ramin yang merupakan salah satu kelompok tani dari Karangampel lor, mengatakan, Sebelum mengenal produk dari PT bios 44 hasil panen kurang melimpah atau alias kurang sukses.

“Pada tahun 2023 setelah saya dibimbing oleh Danramil Karangampel beserta jajarannya termasuk Babinsa Karangampel Peltu Aris, saya disuruh memakai produk bios 44 ternyata hasilnya Alhamdulillah bisa bertambah,” Ujarnya.

Dia mengungkapkan, Sebelum memakai produk bios hasil panen sekitaran 7,5 Ton per hektar, Tapi setelah memakai produk bios 44 ternyata ada kelebihan yaitu sekitaran 9,4 ton per Hektar.

“Setelah saya memakai produk bios 44 itu cukup luar biasa bisa membantu perkembangan pertanian saya,” Pungkasnya. (B.syanto)¬†

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *