Kesbangpol Indramayu Sosialisasikan Pembauran Kebangsaan

Kesbangpol Indramayu Sosialisasikan Pembauran Kebangsaan

Indramayukabarane.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indramayu menggelar Sosialisasi Pembawaan Kebangsaan untuk Terciptanya Iklim yang Kondusif dalam Wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Bertempat di Aula SMA Negeri 1 Sindang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Selasa (13/12/2022). Sosialisasi yang diikuti ratusan siswa dan siswi ini dihadiri Bupati Indramayu Nina Agustina yang diwakili Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso didampingi para Ketua Bidang Kesbangpol Kabupaten Indramayu.

 

 

Turut hadir juga Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda (KNPI) Kabupaten Indramayu Wawan Sugiarto, Dekan FISIP Universitas Wiralodra Ismanudin, Dandim Kabupaten Indramayu yang diwakili Pasiter Kodim 0616/IM Suryono, Nok dan Nang Kabupaten Indramayu tahun 2022 dan Duta Genre Kabupaten Indramayu 2022.

Dalam sosialisasi ini juga diikuti oleh masyarakat, organisasi pemuda, siswa SMA, serta perwakilan mahasiswa perguruan tinggi atau akademi yang berada di Kecamatan Indramayu dan Kecamatan Sindang yang seluruhnya berjumlah 150 orang.

Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso menyampaikan, rasa bangga atas antusias pelajar dan masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi pembauran kebangsaan ini.

“Saya merasa bangga dengan antusias pelajar dan masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan hari ini, dimana sosialisasi Pembauran Kebangsaan ini merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan,” katanya

Teguh Budiarso memaparkan proses pembaruan kebangsaan, yang pada pelaksanaannya meliputi kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, seuku, etnis melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas, ras, suku dan etnis masing-masing.

“Harus kita sadari Pembaruan kebangsaan merupakan komitmen bangsa dalam mengukuhkan semangat kebhinekaan agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, Pembaruan Kebangsaan saat ini menjadi sangat penting, karena dengan melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa yang ditandai dengan mudahnya masyarakat yang terprovokasi dan termakan isu-isu menyesatkan mengancam keutuhan bangsa dan negara, serta disebabkan dari berkembangnya teknologi informasi yang semakin pesat yang menimbulkan arus informasi dan komunikasi yang mudah dan cepat.

“Pembaruan Kebangsaan harus terus digelorakan dan diperjuangkan secara sungguh-sungguh, sehingga dapat menekan konflik dan potensi konflik yang terjadi, sosialisasi ini pun memiliki peranan strategis dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan, dimana Kabupaten Indramayu sudah sejak zaman dahulu terbiasa dengan perbedaan suku, etnis namun tetap dapat berdampingan dengan damai,” ungkapnya.

Sebagai Plt Kepala Kesbangpol, Teguh Budiarso mengatakan bahwa kehadiran kegiatan Sosialisasi Pembaruan Kebangsaan ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusifitas ditengah masyarakat yang sangat rentan terhadap konflik. Dirinya mengajak masyarakat untuk dapat berkomitmen menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dilingkungan masyarakat di bidang Pembauran Kebangsaan dengan saling menghargai dan saling menghormati.

“Mari kita ciptakan iklim yang kondusif dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 untuk mewujudkan Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur, dan Hebat),” serunya.

Sementara itu Pasiter Kodim 0616/IM Suryono menjelaskan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi kekuatan dan keunggulan-keunggulan yang ada pada berbagai komponen bangsa.

Suryono mengimbuhkan, apresiasi terhadap Pancasila bukan hanya sekedar untuk formalitas, karena Pancasila ini mengandung nilai-nilai hakiki ke-Indonesiaan yang berguna untuk meminimalisir bahkan mnghilangkan dampak negative pada era milenial serta ancaman serius di masa mendatang.

Dirinya berharap pendidikan dapat lebih berkualitas, sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif bisa memperkuat cara pandang masyarakat untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KNPI Kabupaten Indramayu Wawan Sugiarto menjelaskan pemuda yang berkarakter unggul harus di dampingi oleh 4 (empat) pilar kebangsaan guna memperkuat karakter bangsa.

Pendapatnya, karakter bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan, dimana pembangunan karakter bangsa ini harus bisa mengupayakan kolektif sistemik untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang sesuai dengan dasar dan ideologi, konstitusi, haluan negara serta potensi kehodupan nasional regional dan global yang berkeadaban.

Wawan Sugiarto menggugah masyarakat Indramayu untuk menjadi Tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotic, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai oleh iman dan takwa untuk mewujudkan Indramayu Bermartabat.

Sementara itu, Dekan FISIP Universitas Wiralodra Ismanudin memaparkan terkait tantangan Pembauran Kebangsaan, yang dalam globalisasi pada saat ini memunculkan persaingan ketat dan kejahatan berdimensi baru yang disertai memudarnya nilai luhur kebangsaan, sehingga harus memperkuat kebijakan guna menegakkan ketahanan terhadap ideologi radikal.

“Upaya dalam mencegah radikalisasi dapat dilakukan dengan menanamkan jiwa nasionalisme dan memiliki pikiran yang terbuka serta waspada terhadap provokasi. Hindari juga perbedaan kebudayaan, serta masalah mayoritas dan minoritas yang timbul di tengah-tengah masyarakat,” tukasnya.

Kepala Bidang Idwasbang dan Ketahanan Ekonomi dalam Kesbangpol, Soimaliyah, menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu guna memberikan motivasi dan daya dorong yang besar kepada generasi muda agar bisa menjadi generasi yang Tangguh dan berkualitas, juga memiliki sikap dan perilaku serta Tindakan yang dijiwai oleh kecintannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Generasi millennial harus mempunyai jiwa yang kokoh dalam mewaspadai berbagai informasi, pengetahjuan dan konten yang dapat mengubah pola piker, mental, kepribadian dan moral bangsa,” pungkasnya. (Alung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *