Pemcam Patrol dan Stakeholder Gotong Royong Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT Tikus

Pemcam Patrol dan Stakeholder Gotong Royong Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT Tikus

Indramayukabarane.com — Pemerintah Kecamatan Patrol bersama dengan stakeholder lainnya bergotong royong melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanam (OPT) tikus di Desa Patrol Baru, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Senin (12/12/2022).

Kegiatan gerakan pengendalian tersebut merupakan hasil koordinasi bersama antara Camat Patrol dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kepala UPTD Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kuwu dan Ketua Gapoktan sebagai tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu melalui surat nomor: 524/3632/dkpp tgl 5 Desember 2022 perihal Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) dalam rangka persiapan menjelang Musim Tanam Rendeng 2022/2023.

Tampak antusiasme dari berbagai stakeholder dalam melaksanakan kegiatan mulai dari Camat beserta staf Kecamatan Patrol, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Koordinator BPP Kecamatan Patrol, UPTD DKPP Kecamatan Patrol, Kuwu beserta pamong desa Patrol Baru, Ketua Kelompok Tani (Poktan), Penyuluh Pertanian, Petugas Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) hingga anggota kelompok tani Sukma tani sejahtera dan sumber tani sejahtera.

Camat Patrol Rusyad Nurdin menjelaskan, kegiatan Gerdal OPT secara terjadwal berlangsung dari tanggal 12 hingga 28 desember 2022 yang digelar di 8 desa yang berada di wilayah Kecamatan Patrol.

“Kegiatan gerakan pengendalian ini akan berlangsung di tiap desa yang ada di Kecamatan Patrol secara bergiliran,” jelasnya

Camat Rusyd mengungkapkan, kegiatan Gerdal OPT tersebut perlu dilakukan supaya populasi tikus yang merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman dapat dikendalikan dan tidak merusak tanaman milik petani.

Sehingga dikatakan Rusyd, manfaat dari kegiatan ini adalah bila populasi tikus dapat terus ditekan dan dikendalikan sehingga tidak merusak tanaman yang dibudidayakan baik itu padi maupun tanaman lainnya maka produktifitas panen dapat terjaga dan dapat ditingkatkan.

“Manfaat dari gerakan ini selain dari pengendalian hama, juga dapat mendorong peningkatan dan produktifitas panen,” ungkapnya

Rusyd menyampaikan, kegiatan ini akan memiliki rencana tindak lanjut dan dilaksanakan tiap awal musim tanam yang tentu saja merupakan komitmen bersama untuk dari berbagai stakeholder guna mensukseskan gerakan ini.

Selain itu, melalui penganggaran di tiap pemerintah desa kegiatan ini diharapkan dapat lebih sukses dan menjadi suatu kebiasaan dari petani untuk melakukan Gerdal OPT di tiap awal musim tanam serta turut mendukung dan mensukseskan harapan Bupati Indramayu Nina Agustina menjadikan Indramayu sebagai lumbung padi nasional guna mendukung stok ketahanan pangan nasional.

“Semoga kegiatan ini menjadi kebiasaan baik yang dilakukan oleh petani sehingga hasil panen dapat terus meningkat dan mendorong serta mensukseskan Indramayu sebagai lumbung padi nasional,” harapnya. (Alung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *